Pemilihan suatu alat sebenarnya bukan di dasarkan pada besarnya produksi atau kapasitas alat tersebut, tetapi di dasarkan pada biaya termurah untuk setiap cu yd atau cu mtr produksinya. Untuk itu penting untuk mengetahui bagaimana cara memperkirakan biaya produksi suatu alat berat. Komponen-komponen biaya produksi yang mempengaruhi harga satuan pekerjaan tersebut adalah:
a. Biaya pemilikan (owner ship cost), Yang termasuk biaya pemilikan tanah ialah:
- Harga pokok pembelian ditambah biaya assembling dan biaya angkut hingga ke job-site.
- Penyusutan, dihitung dengan menjumlahkan harga alat, ongkos angkut, ongkos muat, ongkos bongkar dan ongkos pasang bagi umur alat yang bersangkutan.
- Bunga, pajak dan sewa gudang biasanya diambil 10 % (bunga 6 %, pajak 2 % dan asuransi serta ongkos gudang 2 %).
b. Biaya operasi (operating cost)
Yang termasuk biaya operasional adalah:
- Biaya penggantian dan reparasi ban.
- Biaya reparasi umum, termasuk biaya suku cadang dan ongkos pasang serta pemeliharaan.
- Biaya alat pergantian alat gali.
- Biaya pemakaian bahan baker.
- Untuk mesin yang menggunakan bensin 0,31/ pk/jam.
- Untuk mesin yang menggunakan solar 0.21/ pk/jam
- Biaya perbaikan (repairing cost)
- Biaya tidak langsung (indirect cost).
Selengkapnya....